Tahukah anda.... kapan Hari Batik Nasional?
Membahas batik selalu menarik!
Mungkin tak banyak yang mengerti bahwa batik secara etimologi adalah dari paduan kata "amba" yang berarti menulis dan "titik" yang berarti membuat titik-titik. Batik adalah teknik menulis atau menggambar dengan malam (sejenis lilin) membuat banyak titik pada suatu kain.
Menjawab pertanyaan awal di atas, tanggal 2 Oktober telah ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai Hari Batik Indonesia, yaitu sejak UNESCO pada tahun 1999 menetapkan batik sebagai Masterpeace of Oral and Intangible Haritage of Humanity , representatif budaya tak benda warisan manusia.
DWP DJBC tak mau ketinggalan dalam melestarikan warisan budaya nusantara ini. Terkait hal tersebut, DWP DJBC pada tahun 2013 ini memutuskan untuk mempunyai seragam batik nasional khusus intern Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang berlaku bagi seluruh pengurus dan anggota DWP di lingkungan DJBC seluruh Indonesia. Inilah dia!:
Motif batik kombinasi biru donker dan orange dengan disain khusus ini diberi nama batik "SEKAR JAGAD". SEKAR berarti bunga dan JAGAD berarti dunia, jadi SEKAR JAGAD dapat diartikan "KUMPULAN BUNGA SE DUNIA" yang mengandung filosofi penggambaran keanekaragaman suku bangsa, agama dan budaya Indonesia yang terwakili dengan istilah BHINEKA TUNGGAL IKA. Berbeda tetapi satu yang mengandung pesan kecintaan dan kedamaian.
Bila dicermati, maka motif SEKAR JAGAD ini dalam komposisinya mengandung motif kawung, parang, truntum, bunga melati, bunga raflesia, bunga cengkeh, bunga rambat, buah durian, dan ukiran dayak.
Kawung adalah buah aren, sedangkan aren dikonotasikan sebagai sesuatu yang manis. Motif penampang aren mewakili sifat keagungan dan kebijaksanaan.
Sedangkan motif parang mengandung pesan untuk tidak menyerah, laiknya ombak laut yang tak berhenti bergerak. Motif parang juga perlambang jalinan yang tak putus dalam memperbaiki diri, memperjuangkan kesejahteraan. Dengan aura dinamisnya, motif parang ini menjadi simbol kecekatan, kesigapan dan kesinambungan suatu pekerjaan.
Sedangkan motif truntum yang bak bintang di langit malam ini dalam sejarahnya diciptakan oleh Kanjeng Ratu Kencana (Permaisuri Sunan paku Buwono III). Truntum mempunyai makna cinta yang tumbuh kembali, tulus tanpa syarat, abadi dan makin lama makin subur berkembang (tumaruntum) .
Motif bunga melati adalah lambang kesucian dan kesederhanaan yang mewakili sifat "rasa melad saka njero ati" yang artinya dalam berucap dan berbicara hendaknya selalu tulus lahir batin, kompak dan jauh dari sifat munafik.
Dalam SEKAR JAGAD ini ada pula gambar bunga raflesia, bunga khas dari Bengkulu yang dinobatkan sebagai salah satu dari sedikit puspa langka nasional. Unik, khas dan besar, itulah bunga raflesia.
Motif bunga cengkeh yang merupakan identitas Provinsi Maluku Utara melambangkan keteguhan dalam memegang prinsip.
Kemudian motif bunga merambat asal Irian yang tumbuh ke atas diartikan sebagai usaha untuk terus meraih cita dan mimpi setinggi mungkin. Bunga rambat juga mempunyai tampilan menghibur, dengan daunnya yang hijau dan bunga warna-warni adalah sumber udara bersih, mewakili sifat dinamis, kaya warna, simpel dan elegan.
Selain itu, dijumpai pula motif buah durian yang mengandung filosofi bahwa semakin kita dewasa, akan semakin banyak pula tantangan, ujian serta cobaan yang datang menerpa. tetapi bila kita mampu menyelesaikan dan memecahkannya maka akan semakin besar dan manis hasil yang kita dapatkan.
Motif ukiran dayak khas Kalimanta yang terkenal rumit menceritakan penggalan ritual adat yang didalamnya tersisip doa-doa dalam kepercayaan suku Dayak. Sangat dalam maknanya.
Ternyata.......
batik SEKAR JAGAD ini syarat dengan cerita, pesan dan filosofi yang sangat dalam. Semoga segala perlambang positif yang terwakili dalam motif SEKAR JAGAD ini menular dan mempengaruhi siapapun yang mengenakannya. Amiiiin.
Untuk disain baju juga sudah ada panduannya sebagai berikut:
Mari kita hargai, banggakan dan lestarikan warisan budaya nusantara.
PS: Kepada peminat dapat menghubungi Bidang Ekonomi DWP DJBC.
Salam Redaksi
Salam Sekar Jagad untuk semua...
**Eo
Dharma Wanita Persatuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Alamat Redaksi: Guest House No. 1, Jl. Ahmad Yani, By Pass, Rawamangun, Jakarta Timur.
Website: dwpdjbc.blogspot.com
facebook: SEKAR JAGAD DWP DJBC
Website: dwpdjbc.blogspot.com
facebook: SEKAR JAGAD DWP DJBC
Selasa, 26 Maret 2013
Minggu, 24 Maret 2013
It's About Time....
DEMI MASA
...demi masa..
sungguh!, manusia berada dalam kerugian
kecuali...
orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan
serta saling menasehati untuk kebenaran
dan saling menasehati untuk kesabaran....
(QS Al-"Asr, 1-3)
Kalender 2013 yang diterbitkan oleh DWP DJBC ini, bukan hanya sebagai media silaturahim (karena Insya Allah kalender ini telah tertempel di kantor-kantor DWP di lingkungan Direktorat Bea dan Cukai di seluruh Indonesia dan sebagian besar tergantung juga di dinding rumah para ibu pengurus dan anggotanya) melainkan juga sebagai media komunikasi, karena dalam lembar-lembar kalender tersebut tercetak aneka foto tentang kegiatan DWP DJBC serta foto para pengurus inti periode saat ini.
Namun, yang lebih dalam dari itu...pada hakekatnya kalender adalah salah satu alat pengingat kita semua, tentang...WAKTU. Tidak terbantahkan bahwa setiap insan harus mampu menghargai waktu atau dia bakalan menyesal ....dan itu tiada guna.
Pesan Nabi Muhammad SAW: "....manfaatkanlah waktu kita, waktu muda sebelum tua, waktu sehat sebelum sakit, waktu kaya sebelum miskin, waktu luang sebelum sibuk ...dan waktu hidup sebelum ajal menjemput...." Waktu yang kita punya di dunia ini sungguh sangat sedikit dibanding waktu kita di alam baka kelak...jadi sungguh amat merugi bagi mereka yang tak menyadari hal itu dan lalai memanfaatkannya semaksimal mungkin untuk melakukan kebajikan.
Mari para ibu, manfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk hal-hal yang positif dan berguna bagi diri, keluarga, masyarakat dan bangsa.
Kalender DWP DJBC ini adalah produk Bidang Ekonomi, bagi yang berminat dapat menghubungi Penurus Bidang Ekonomi DWP DJBC.
Salam Redaksi,
Salam demi masa :)
**Eo
Sabtu, 23 Maret 2013
Taman Pendidikan Al-Qur'an Baitut Tahmid
Anak belajar melalui apa yang dilihatnya, didengarnya dan dirasakannya baik yang berasal dari keluarga, lingkungan tetangga maupun lingkungan tempat belajarnya.
Pembiasaan adalah cara efektif membentuk kepribadian anak. Agar anak lancar membaca Al-Qur'an dan dengan baik dan benar sesuai tajwid-nya maka tidak ada cara yang lebih baik kecuali membiasakan anak belajar dan membaca Al-Qur'an sejak dini.
DWP DJBC mempunyai satu TPA binaan yaitu TPA Baitut Tahmid yang berlokasi di Komplek Perumahan DJBC Pondok Bambu yang mulai berdiri pada tanggal 4 Oktober 1991 dan diresmikan oleh Ketua DWP DJBC pada periode tersebut yaitu Ibu HB.Soedjana pada tanggal 8 Maret 1998.
TPA Baitut Tahmid mempunyai 4 lokal kelas, ruang guru, dapur, 2 kamar mandi, tempat wudlu, gudang dan halaman yang cukup luas. Dibawah kepemimpinan Bapak Shihab sebagai Kepala TPA dan didukung oleh 2 tenaga guru, plus 1 orang pramubakti, TPA Baitut Tahmid menyelenggarakan proses pembiasaan membaca Al-Qur'an setiap harinya bagi anak-anak di lingkungan Komplek Bea Cukai Pondok Bambu.
Telah banyak prestasi yang diraih oleh TPA Baitut Tahmid selama ini, diantaranya juara mewarnai kaligrafi, MTQ antar TPQ se Pondok Bambu, puisi, hafalan surat pendek, adzan dan binaussolah.
Kemajuan dan kelancaran suatu tempat pendidikan anak tak luput dari peran serta masyarakat sekitar, pemerintah dan organisasi yang peduli. Oleh itu marilah kita tingkatkan dan langgengkan perhatian, bantuan dan pembinaan kepada lembaga-lembaga pendidikan, khususnya untuk anak usia dini. Insya Allah apapun bentuknya dari kita, apabila dilakukan dengan ikhlas akan menjadi amal jariyah. Amiin.
Salam Redaksi
**eo
![]() |
| pict source: gambar.com |
DWP DJBC mempunyai satu TPA binaan yaitu TPA Baitut Tahmid yang berlokasi di Komplek Perumahan DJBC Pondok Bambu yang mulai berdiri pada tanggal 4 Oktober 1991 dan diresmikan oleh Ketua DWP DJBC pada periode tersebut yaitu Ibu HB.Soedjana pada tanggal 8 Maret 1998.
TPA Baitut Tahmid mempunyai 4 lokal kelas, ruang guru, dapur, 2 kamar mandi, tempat wudlu, gudang dan halaman yang cukup luas. Dibawah kepemimpinan Bapak Shihab sebagai Kepala TPA dan didukung oleh 2 tenaga guru, plus 1 orang pramubakti, TPA Baitut Tahmid menyelenggarakan proses pembiasaan membaca Al-Qur'an setiap harinya bagi anak-anak di lingkungan Komplek Bea Cukai Pondok Bambu.
Telah banyak prestasi yang diraih oleh TPA Baitut Tahmid selama ini, diantaranya juara mewarnai kaligrafi, MTQ antar TPQ se Pondok Bambu, puisi, hafalan surat pendek, adzan dan binaussolah.
Kemajuan dan kelancaran suatu tempat pendidikan anak tak luput dari peran serta masyarakat sekitar, pemerintah dan organisasi yang peduli. Oleh itu marilah kita tingkatkan dan langgengkan perhatian, bantuan dan pembinaan kepada lembaga-lembaga pendidikan, khususnya untuk anak usia dini. Insya Allah apapun bentuknya dari kita, apabila dilakukan dengan ikhlas akan menjadi amal jariyah. Amiin.
Salam Redaksi
**eo
TK Bahtera Ceria
TK binaan DWP DJBC bukan hanya TK Bahtera Trisna yang berlokasi di Pasar Minggu dan TK Bahtera Cipta yang berlokasi di Pondok Bambu, melainkan ada juga TK Bahtera Ceria yang berlokasi di Rawamangun tepatnya di Kompleks Perumahan DJBC Rawamangun, Jakarta Timur.
TK Bahtera Ceria diresmikan pada tanggal 4 Mei 2008 oleh Ketua Dharma Wanita DJBC pada saat itu yaitu Ibu Anwar Suprijadi.
Lokasi TK Bahtera Ceria cukup strategis yaitu berada di lingkungan sekitar Pusdiklat DJBC dan kantor Pusat DJBC, dan menempati lahan yang lumayan luas dengan peruntukan sebagai ruang kelas (4 lokal), ruang guru, ruang poliklinik, ruang multi media, ruang perpustakaan, dapur, gudang, kamar mandi (2 buah), ruang tunggu dan halaman yang luas.
Sumber Daya Manusia (SDM) yang melaksanakan fasilitas belajar mengajar dan bermain meliputi satu orang Kepala Sekolah (Ibu Hj. Setiyarti), Tata Usaha (Ibu Rahmi Supiani), empat orang guru, dan satu orang pramubakti.
.
Adapun kegiatan ekstra kurikuler yang dapat menjadi pilihan anak-anak dalam mengembangkan bakat dan minatnya yaitu melukis, mewarnai, menari, bahasa Inggris, calistung, angklung, berenang, iqra' dan manasik haji. Sedangkan prestasi yang diraih diantaranya beberapa kali menjuarai lomba menggambar yang diikuti oleh guru, juara lomba mewarnai, manasik haji, gerak jalan dan angklung.
Taman Kanak-Kanak adalah masa persiapan anak sebelum memasuki dunia pendidikan formal yang sesungguhnya. TK memberikan pembekalan yang diperlukan anak dalam melatih rasa kebersamaan, mulai bersosialisasi dengan teman dan lingkungan yang lebih variatif daripada yang dijumpainya di rumah, memupuk anak untuk percaya diri dan berlatih mengungkapkan pendapat dan mendengar serta memahami pendapat orang lain.
Untuk informasi lebih lanjut Bapak Ibu dapat menghubungi TK Bahtera Ceria dengan mendatangi langsung lokasinya atau melalui telepon dengan nomor 021-23769038.
Salam Redaksi
**Eo
TK Bahtera Ceria diresmikan pada tanggal 4 Mei 2008 oleh Ketua Dharma Wanita DJBC pada saat itu yaitu Ibu Anwar Suprijadi.
Lokasi TK Bahtera Ceria cukup strategis yaitu berada di lingkungan sekitar Pusdiklat DJBC dan kantor Pusat DJBC, dan menempati lahan yang lumayan luas dengan peruntukan sebagai ruang kelas (4 lokal), ruang guru, ruang poliklinik, ruang multi media, ruang perpustakaan, dapur, gudang, kamar mandi (2 buah), ruang tunggu dan halaman yang luas.
Sumber Daya Manusia (SDM) yang melaksanakan fasilitas belajar mengajar dan bermain meliputi satu orang Kepala Sekolah (Ibu Hj. Setiyarti), Tata Usaha (Ibu Rahmi Supiani), empat orang guru, dan satu orang pramubakti.
.
Adapun kegiatan ekstra kurikuler yang dapat menjadi pilihan anak-anak dalam mengembangkan bakat dan minatnya yaitu melukis, mewarnai, menari, bahasa Inggris, calistung, angklung, berenang, iqra' dan manasik haji. Sedangkan prestasi yang diraih diantaranya beberapa kali menjuarai lomba menggambar yang diikuti oleh guru, juara lomba mewarnai, manasik haji, gerak jalan dan angklung.
Taman Kanak-Kanak adalah masa persiapan anak sebelum memasuki dunia pendidikan formal yang sesungguhnya. TK memberikan pembekalan yang diperlukan anak dalam melatih rasa kebersamaan, mulai bersosialisasi dengan teman dan lingkungan yang lebih variatif daripada yang dijumpainya di rumah, memupuk anak untuk percaya diri dan berlatih mengungkapkan pendapat dan mendengar serta memahami pendapat orang lain.
Untuk informasi lebih lanjut Bapak Ibu dapat menghubungi TK Bahtera Ceria dengan mendatangi langsung lokasinya atau melalui telepon dengan nomor 021-23769038.
Salam Redaksi
**Eo
TK Bahtera Cipta
Setelah pada posting sebelumnya Redaksi Blog DWP DJBC mengupas tentang TK Bahtera Trisna, maka pada kesempatan ini akan diulas tentang TK Bahtera Cipta, salah satu dari beberapa TK binaan DWP DJBC yang sudah cukup lama eksis di dunia pendidikan anak usia dini.
TK Bahtera Cipta yang beralamatkan di Jalan Kanwil Belawan no 31 Komplek Perumahan DJBC Pondok Bambu, Jakarta Timur tersebut diresmikan pada tanggal 3 November 1977 oleh Dirjen Bea Cukai pada saat itu, Bapak Tahir. Dalam menunjang proses belajar-mengajar dan bermain, TK Bahtera Cipta saat ini memiliki 4 lokal ruang kelas, ruang guru/kantor, ruang poliklinik, ruang perpustakaan/audio visual, dapur, 2 kamar mandi, 4 buat tempat cuci tangan, gudang, lahan apotik hidup dan halaman yang luas.
Dibantu dengan 4 orang guru dan satu tenaga Tata Usaha dan satu tenaga pramusaji, Ibu Siti Raodah sebagai Kepala Sekolah memimpin jalannya proses pembelajaran TK Bahtera Cipta setiap harinya ditambah dengan kegiatan ektra kurikuler diantaranya angklung, jarimatika, tablo, menari, vokal group, menyanyi, iqro', manasik haji, bahasa Inggris dan mewarnai . Selain itu, TK Bahtera Cipta juga mempunyai agenda khas diantaranya mengadakan manasik haji dan kunjungan ke panti asuhan.
Telah banyak prestasi yang diraih TK Bahtera Cipta sejak berdiri sampai sekarang diantaranya menjadi pemenang lomba kreativitas anak, sekolah sehat, mewarnai, hafalan surat pendek, menyusun bentuk geometri dan juga lomba angklung.
Berdiri dan bertahannya TK Bahtera Cipta ini tentu tidak lepas dari pembinaan yang dilakukan oleh DWP DJBC serta peran serta para orang tua wali murid dan lingkungan sekitar. Mari terus kita tingkatkan perhatian dan kiprah kita demi memajukan pendidikan anak usia dini. Bagi orang tua yang menginginkan memasukkan anak-anaknya ke TK bahtera Cipta dapat menghubungi nomor telepon (021) 86601940.
Salam Redaksi
Mari terus mengabdi!
*Eo
TK Bahtera Cipta yang beralamatkan di Jalan Kanwil Belawan no 31 Komplek Perumahan DJBC Pondok Bambu, Jakarta Timur tersebut diresmikan pada tanggal 3 November 1977 oleh Dirjen Bea Cukai pada saat itu, Bapak Tahir. Dalam menunjang proses belajar-mengajar dan bermain, TK Bahtera Cipta saat ini memiliki 4 lokal ruang kelas, ruang guru/kantor, ruang poliklinik, ruang perpustakaan/audio visual, dapur, 2 kamar mandi, 4 buat tempat cuci tangan, gudang, lahan apotik hidup dan halaman yang luas.
Dibantu dengan 4 orang guru dan satu tenaga Tata Usaha dan satu tenaga pramusaji, Ibu Siti Raodah sebagai Kepala Sekolah memimpin jalannya proses pembelajaran TK Bahtera Cipta setiap harinya ditambah dengan kegiatan ektra kurikuler diantaranya angklung, jarimatika, tablo, menari, vokal group, menyanyi, iqro', manasik haji, bahasa Inggris dan mewarnai . Selain itu, TK Bahtera Cipta juga mempunyai agenda khas diantaranya mengadakan manasik haji dan kunjungan ke panti asuhan.
Telah banyak prestasi yang diraih TK Bahtera Cipta sejak berdiri sampai sekarang diantaranya menjadi pemenang lomba kreativitas anak, sekolah sehat, mewarnai, hafalan surat pendek, menyusun bentuk geometri dan juga lomba angklung.
Berdiri dan bertahannya TK Bahtera Cipta ini tentu tidak lepas dari pembinaan yang dilakukan oleh DWP DJBC serta peran serta para orang tua wali murid dan lingkungan sekitar. Mari terus kita tingkatkan perhatian dan kiprah kita demi memajukan pendidikan anak usia dini. Bagi orang tua yang menginginkan memasukkan anak-anaknya ke TK bahtera Cipta dapat menghubungi nomor telepon (021) 86601940.
Salam Redaksi
Mari terus mengabdi!
*Eo
Jumat, 22 Februari 2013
DWP DJBC peduli pendidikan anak usia dini
TK BACHTERA TRISNA
Semua...
Perlu berawal dari
dini....
Generasi muda adalah aset bangsa yang perlu dipersiapkan untuk menjadi kekuatan yang jujur, tangguh dan mandiri dalam rangka mewujudkan eksistensi bangsa Indonesia sebagai bangsa yang bermartabat di mata dunia.
![]() |
| pict source: 2kfans.com |
Pada posting kali ini, Redaksi akan mengulas keberadaan TK Bachtera Trisna, sebagai TK pertama binaan DWP DJBC.
TK Bachtera Trisna berlokasi di Jalan Ragunan, Kompleks Perumahan DJBC Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan nomor telepon 021 78841878. TK Bachtera Trisna merupakan TK pertama binaan DWP DJBC yang diresmikan pada tanggal 22 Agustus 1965 oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai pada saat itu, Bapak Padang Sudirjo.
Ibu Endang Mulyatmi, Kepala TK Bachtera Trisna, dalam proses pengelolaan TK dibantu oleh seorang Wakil Kepala, yaitu Ibu Atik Setyawati, S.Pdi, 5 orang guru, 1 orang tenaga TU dan 2 orang pramubakti.
Dalam upaya menjadikan lingkungan TK sebagai tempat bermain sambil belajar yang nyaman, TK Bachtera Trisna mempunyai fasilitas 6 ruang kelas, ruang guru, poliklinik, perpustakaan, aula, dapur, 2 kamar mandi, 6 tempat cuci tangan dan halaman depan dan belakang yang luas.
Selain penerapan kurikulum terpadu mengacu pada Kurikulum 2004 Depdiknas, TK Bachtera Trisna juga melengkapi proses pembelajaran melalui kegiatan ekstra kurikuler yaitu melukis, menari, bahasa Inggris, agama, angklung, jarimatika dan menari.
Redaksi Blog DWP DJBC sangat mengapresiai seluruh pihak yang berperan aktif atas terselenggaranya TK Bachtera Trisna, baik peran teknis maupun non teknis, dukungan materiil maupun moril. Semoga segala upaya tersebut dalam rangka ikhlas dan Insya Allah penuh pahala.
Salam penuh keikhlasan.
salam Redaksi.
**Eo
Jumat, 01 Februari 2013
BUAH KEPEL, BUAH BURAHOL
Pohon Kepel .....
Langka....
Puteri Keraton suka....
Terancam punah...
Harus apa kita?....
harus bagaimana?.....
Langka....
Puteri Keraton suka....
Terancam punah...
Harus apa kita?....
harus bagaimana?.....
Pohon Kepel yang dikenal juga dengan sebutan Pohon Burahol (stelechocarpus burahol) telah lama dikhawatirkan oleh para pemerhati tanaman terancam punah karena keberadaannya yang semakin sulit ditemui alias langka. Untuk dapat menemukan Pohon Kepel yang konon disukai puteri keraton ini tidak begitu mudah, paling tidak kita harus berkunjung ke kawasan keraton, Kebun Raya Bogor atau Taman Mini Indonesia Indah.
Namun mulai tanggal 26 Januari 2013 Pohon Kepel alias Burahol juga dapat dijumpai di.....halaman kantor Diretktorat Jenderal Bea dan Cukai! Horeee.....
Ya betul! Pohon Kepel dapat dijumpai di halaman kantor DJBC.
Dalam rangka memeriahkan Hari Pabean Internasional 2013, salah satu acara penting adalah penanaman Pohon Kepel oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Bapak Agung Kuswandono di halaman depan kantor DJBC.
![]() |
| Penasehat DWP DJBC, Dirjen Bea dan Cukai, Bapak Agung Kuswandono menanam Pohon Kepel |
Buah Kepel dipercaya mempunyai khasiat untuk kecantikan dan kesehatan, yaitu dapat menghilangkan bau badan (pantas saja menjadi favorit para puteri keraton yang memang harus selalu tampil wangi....), juga memperlancar air kencing dan mencegah inflamasi ginjal. Selain itu kayu pohonnya dapat digunakan sebagai bahan bangunan dan perabot dan dapat bertahan lebih dari 50 tahun.
Selain buah dan kayu, daunnyapun bermanfaat. Lalapan atau rebusan daun kepel dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol dan mengatasi asam urat. Dengan segala manfaatnya itu, Pohon Kepel tak layak untuk punah!
Mari kita sambut apa yang telah dilakukan DJBC dalam usaha melestarikan flora Indonesia, dengan cara menanam pohon sebanyak mungkin di lingkungan kita, menularkan giat menanam pohon kepada anggota keluarga, kerabat, sanak saudara, tetangga dan masyarakat di sekitar kita.
Mari hijaukan Indonesia.
Salam Redaksi.
*eO
Langganan:
Postingan (Atom)












